Soal Ujian UT Tahun 2021 PDGK4401Materi dan Pembelajaran PKN SD

 

 

NASKAH UAS-THE

UJIAN AKHIR SEMESTER-TAKE HOME EXAM (THE)

UNIVERSITAS TERBUKA

SEMESTER: 2020/21.2 (2021.1)

Materi & Pembelajaran PKn SD

PDGK4401

1.      Pendidikan Kewarganegaraan di Indonesia merupakan salah satu sarana untuk mencapai tujuan pendidikan nasional seperti yang tercantum dalam Pasal 3 Undang-Undang Pendidikan Nasional, Nomor 20 tahun 2003, yang mengatakan bahwa tujuan pendidikan nasional diarahkan untukmembina kepribadian anak dan membawa subjek didik untuk mengembangkan seluruh potensi dan nilai pada dirinya, agar mampu menunaikan kewajiban hidupnya, baik sebagai makhluk individu, maupun makhluk sosial, menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia sebagai warga Negara yang bertanggung jawab. Oleh karena itu misi pendidikan Kewarganegaraan (PKn) adalah membawa misi pendidikan moral bangsa, membentuk warga negara yang cerdas, demokratis, dan berakhlak mulia, yang secara konsisten melestarikan dan mengembangkan cita-cita demokrasi dan membangun karakter bangsa. Sedangkan visi Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) adalah mewujudkan proses pendidikan yang terarah pada pengembangan kemampuan individu, sehingga menjadi warga Negara yang cerdas, partisipatif, dan bertanggung jawab, terbentuk warga negara Indonesia bertingkah laku berdasarkan pada nilai-nilai Pancasila dan karakter positif masyarakat dan bangsa Indonesia.

a.      Berikan contoh kongkrit dalam kehidupan sehari-hari keterkaitan dimensi manusia sebagai makhluk individu, sosial, dan sebagai warga Negara dalam rangka menuju masyarakat Negara yang berdasarkan UUD 1945!

b.      Bagaimana Anda sebagai guru mengimplementasikan pada pembelajaran di kelas untuk menciptakan siswa Sekolah Dasar menjadi masyarakat yang berdasarkan UUD 1945?

 

2.     Tidak dapat dimungkiri bahwa perkembangan teknologi mempengaruhi gaya hidup masyarakat Indonesia. Tingginya barang impor yang masuk ke Indonesia memengaruhi eksistensi produk lokal. Tidak jarang masyarakat Indonesia lebih memilih produk luar negeri demi mengejar trend.

Pertanyaan

a.     Menurut Anda, bagaimana dampak menjamurnya produk luar negeri terhadap kondisi sosial budaya masyarakat Indonesia? Jelaskan 3 dampak positif dan 3 dampak negatif menjamurnya produk luar negeri !

 

Pada pembelajaran tematik kelas V, Salah satu materi yang dipelajari siswa pada KD.3.3 adalah Keberagaman Sosial Budaya Masyarakat. Materi ini mencakup tentang peristiwa lahirnya Pancasila, makna Pancasila, keragaman budaya, kegiatan-kegiatan dalam mengisi kemerdekaan. Pertama, Pak Guru Budi menjelaskan tujuan pembelajaran dan menyampaikan materi keberagaman sosial budaya masyarakat kepada para siswa. Kedua, guru membagi siswa ke dalam kelompok dan diberikan sebuah teks materi beserta pertanyaan pada tiap kelompoknya. Ketiga, melakukan langkah-langkah dalam SQ3R yaitu survey. Siswa diminta membaca singkat tentang isi materi. Tahap berikutnya adalah question (pertanyaan) membuat kata kunci dalam pertanyaan yang disediakan. Selanjutnya read (membaca) yaitu membaca cepat sesuai dengan poin pertanyaaan yang sudah dibuat. Langkah berikutnya adalah recite (mempertimbangkan) pertimbangkan jawaban yang didapat dengan anggota kelompok lainya. Langkah terakhir adalah review (mengulas) dimana hasil informasi terkait dengan bacaan dalam materi keberagaman sosial budaya masyarakat di ulas bersama sama antarkelompok.

Pertanyaan.

b.     Menurut Anda, apakah model yang digunakan oleh Pak Guru Budi efektif dalam membelajarkan keberagaman budaya di Indonesia pada Siswa SD kelas V? Berikan alasannya!

 

3.       

a.      Pancasila adalah ideologi dasar Negara Indonesia. Yang awal dirumuskan Pada 1 Juni 1945- 22 Juni 1945 hingga teks final pada 18 Agustus 1945, yang dirumuskan pada sidang BPUPKI. Jadi setiap aktivitas atau setiap kegiatan bernegara itu berpedoman pada Pancasila. Karena Pancasila sudah mencakup semua aspek mulai dari KeTuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial. Nilai-nilai Pancasila sangat penting bagi masyarakat Indonesia terutama bagi anak-anak dan generasi muda karena merekalah yang kelak menjadi penerus bangsa. Namun, di lapangan sikap anak banyak yang sulit dinasehati dan memiliki kebiasaan di luar sekolah yang kurang baik.

Pertanyaan

Bagaimana caranya untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 pada siswa Sekolah Dasar?

b.      Menyampaikan materi bagi siswa SD perlu kreativitas agar tidak membosankan. Untuk itu perlu sebuah media pembelajaran. Apabila guru mengajar hanya dengan menggunakan metode ceramah, dapat membuat siswa merasa bosan. Hal ini tidak terkecuali dengan pembelajaran PKn yang mana materi mata pelajaran PKn khususnya pengamalan sila Pancasila, contoh langsungnya ada dalam kehidupan anak sehari-sehari.

Dari sinilah mahasiswa PGSD UNY Wates membuat media pembelajaran inovatif yang diberi nama Jemuran Gembira (Jemuran Game Belajar Mengenal Pengamalan Sila Pancasila). Dian Erawati, Erlin Indah Lestari, Dwi Kurniawan dan Indah Shafira menyusun media untuk pembelajaran PKn kelas 2 SD yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan anak usia SD. Menurut Dian Erawati, anak usia 7-12 tahun berada pada tahap operasional konkret yang mana anak akan lebih memahami konsep apabila mengamati atau melakukan sesuatu sebagai pengalamannya sendiri. “Dengan Jemuran Gembira contoh pengamalan sila Pancasila, gambar sila Pancasila dikemas dalam bentuk pakaian yang bisa digantung sehingga menarik siswa seolah-olah sedang menjemur pakaiannya” kata Dian. (https://www.uny.ac.id/berita/ajarkan-pancasila-melalui-jemuran-gembira)

 

Pertanyaan

Bacalah kutipan artikel/ berita aktual disamping dengan saksama! Kemudian berdasarkan kutipan artikel/ berita aktual di atas, maka sebutkan Teori Relevan yang mendukung dalam pembelajaran diatas:

v  Teori I :   Menurut pendapat  .....

v  Teori II :   Menurut pendapat  .....

 

4.       

a.      Pak Suryadi mengajar siswa kelas IV SD dengan tema Berbagai Pekerjaan, subtema Jenis-jenis Pekerjaan. Pada pembelajaran ini, Pak Suryadi mengajar muatan pelajaran Matematika, IPS, dan PKn. Untuk mengawali pembelajaran, Pak Suryadi meminta ketua kelas untuk memimpin Doa Belajar, selanjutnya menjelaskan tujuan dan kegiatan belajar yang akan dilakukan pada hari ini. Sebelum Pak Suryadi mengajak siswa mengamati gambar tentang pekerjaan, siswa ditugaskan untuk menyelesaikan soal-soal. Setelah itu, Pak Suryadi mengajak siswa mengamati gambar berbagai jenis pekerjaan. Siswa dibagi menjadi 4 kelompok belajar. Tiap kelompok diwajibkan memilih juru bicara sebagai perwakilan kelompok untuk penyampaian hasil diskusi. Kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab tentang gambar yang diamati siswa. Setelah tanya jawab, siswa ditugaskan untuk menuliskan jenis pekerjaan beserta kegiatan yang terkait dengan pekerjaan tersebut pada tabel yang terdapat dalam buku siswa. Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan menggambar pekerjaan beserta kegiatan terkait pekerjaan tersebut. Pada kegiatan ini, Pak Suryadi menugaskan siswa terlebih dahulu menggambar persegi pada kertas, kemudian menggambar pekerjaan beserta kegiatan terkait pekerjaan tersebut.

Pertanyaan.

Menurut Anda, dalam metode pembelajaran yang dilakukan, kegiatan apa sajakah (sebutkan minimal 3) yang dilakukan Pak Suryadi diatas dalam proses membina dan menanamkan pola hidup taat terhadap hukum pada anak Sekolah Dasar?

 

b.      Dalam model pembelajaran yang dilakukan Pak Suryadi, sebelum pelajaran dimulai, siswa diberikan masalah-masalah. Masalah yang disajikan adalah masalah yang memiliki konteks dengan dunia nyata, semakin dekat dengan dunia nyata, maka akan semakin baik pengaruhnya pada peningkatan kecakapan pada siswa. Dunia nyata tersebut dekat dengan lingkungan siswa di rumah dan mudah diperoleh karena masa pandemi siswa banyak menghabiskan waktu di lingkungan rumah. Dari masalah yang diberikan ini siswa kemudian bekerjasama dalam kelompok, mencoba memecahkan masalah dengan kemampuan yang dimiliki, dan sekaligus mencari informasi-informasi baru yang relevan. Disini peran guru adalah sebagai fasilitator yang mengarahkan siswa dalam mencari dan menemukan solusi dan sekaligus menentukan kriteria pencapaian proses pembelajarannya.

Pertanyaan.

Model apakah yang dilakukan oleh Pak Suryadi dalam pembelajaran tersebut? Jelaskan

Comments